Gak Pusing Lagi Bagi Waktu dengan Trik “Tomat Ajaib”

Hai Sobat Agent!

Gimana kabarnya yang di Palembang? Surabaya? Banjarmasin dan kota-kota lainnya?

Lagi pada ngitungin penghasilan bulan ini, ya?

Coba istirahat bentar, sini ngobrol santai dulu. 

Kita bahas hal menarik buat kamu yang gampang terganggu perhatiannya, jadi suka bosenan kalo ngerjain sesuatu gitu. Betul apa bener?

Padahal kamu paham, masalahnya bukan terletak pada waktu yang kurang, bukan juga karena kamu gak punya kompetensi dalam menyelesaikan tugas/rencana-rencanamu seharian, sebulan, bahkan tahunan. Tapi, salahnya dimana?

Yak betul, m-a-n-a-j-e-m-e-n waktu

Tanpa manajemen waktu yang rapi, tugas yang mudah dan sedikit pun gak bakal kelar karena terlalu banyak hal yang mengalihkan perhatian kamu. Entah itu cek medsos, memikirkan banyak urusan dalam satu waktu, atau mengingat si dia #ehgimana.

Tapi, mau tahu gak, ada satu rahasia penyebab kenapa hal-hal tersebut bisa mengalihkan perhatian kamu. 

Mau tahu?

Penyebabnya adalah…

Yaitu…

Yak, scroll lagi..

Ke bawah lagi…

Terus…terusss…


Lagi….

Yak, berhenti di sini!

Penyebabnya, tidak lain tidak bukan karena:

KAMU MENGIZINKAN DIRIMU MELAKUKAN HAL INI.

Nah, kamu perlu loh menerapkan disiplin pada diri untuk hasil kerja yang maksimal.

So, untuk ngebantu kamu mengorganisir agenda kamu, utamanya agenda harian, kita kasih tips’n trik kekinian dari ‘tomat ajaib’ atau biasa dikenal dengan “Teknik Pomodoro”. Bukan, ini tentu bukan nama perusahaan properti yang tiap Senin harganya naik. Trik ini bicara trik manajemen waktu yang ditemukan pada akhir tahun ‘80-an oleh seorang developer, entrepeneur, dan penulis bernama Francesco Cirillo.

Cirillo menamainya “pomodoro”, dalam bahasa Spanyol artinya tomat. Pria ini dulu terbiasa mengatur waktunya dengan timer berbentuk tomat yang ia gunakan untuk membagi waktu pekerjaannya ketika masih menjadi seorang mahasiswa.

Kayak apa sih manajemen waktu ala Pomodoro?

Begini, Sobat Agent yang budiman dan cinta ayah-ibu.

Kita ambil contoh bahasan tugas harian yah.

Kamu bagi tugas-tugas tersebut menjadi beberapa bagian. Kemudian atur waktu, setiap tugas harus diselesaikan dalam range waktu tertentu, misalnya 25 menit untuk 4 babak. Setiap 25 menit yang kamu lewati, disebut 1 hitungan Pomodoro. Arahkan fokus utama kamu semaksimal mungkin hanya pada tugas tersebut. Setiap selesai 25 menit, beri waktu jeda 5 menit untuk istirahat selama 4 babak ini. Demikian seterusnya untuk tiap tugas yang kamu rencanakan di hari tersebut.

Setelah selesai 4 babak, kamu bisa lanjut “mengunci” pengerjaan tugas berikutnya dengan teknik ini, tapi izinkan diri kamu untuk memiliki waktu rehat lebih lama, misal 15-20 menit. Nah, waktu istirahat beberapa menit ini bisa kamu gunakan untuk mengecek e-mail/medsos, ngobrol dengan orang sekitar, minum, mendengarkan lagu, atau olahraga ringan. 

Teknik ini udah banyak yang membuktikan berhasil loh, Guys!

Karena sistem kerja dengan waktu berjenjang ini lebih efektif membantu kamu fokus menyelesaikan tiap tugas dengan maksimal dan waktu yang efisien. 

Coba ya, teknik ini bukan membuat kamu menghindari sama sekali hal-hal yang mengganggu tersebut, tapi poinnya adalah melatih diri untuk menyediakan waktu khusus bagi urusan-urusan penting yang kamu rencanakan.

Sulit? Mungkin.

Ya namanya juga perubahan.

Pelan-pelan, butuh waktu.

Masak mi instan aja punya tahapan kali, Sob~

Latihan yah…

Trik ini juga bisa berhasil jika kamu bisa mengenali batasan diri, sehingga gak sungkan membagi tugas dengan rekan-rekan kerja/kuliah/tugas rumah tangga. Cobain deh, siapa tahu cocok buat kamu!

Masih belum menemukan jawaban? Yuk hubungi kami
Hubungi