3 Alasan Kita Cepat Lupa Resolusi yang Sudah dibuat

Siapa yang kemarin mengawali tahun baru dengan resolusi? Pertanyaan berikutnya adalah siapa yang masih masih menjalankan resolusinya di bulan kedua tahun 2020 ini?

So, memang untuk bisa untuk berubah ke arah yang lebih baik, butuh konsistensi yang akan diperkuat dengan mengetahui tujuan-tujuan saat kamu membuatnya. 

Dengan mengetahui tujuan dan goals itulah, yang membuat kamu bisa bertahan sepanjang tahun. Lalu, bagaimana caranya ya biar semangat awal tahun terus bertahan sepanjang tahun? Yuk coba perhatikan hal-hal berikut ini:

1. Ketahui Alasan Membuat Resolusi

Saat membuat resolusi, pastinya ada target yang ingin dicapai entah hidup yang lebih sehat, kehidupan yang lebih bahagia, atau hubungan antar teman yang lebih menyenangkan

Misalnya, kamu ingin mendapatkan berat badan yang ideal. Maka kamu perlu menemukan alasan utama kamu menginginkan hal tersebut. Bisa jadi, kamu ingin karena ingin terhindar dari penyakit atau karena kamu ingin tampil lebih menarik di suatu acara penting.

Dengan begitu, saat kamu mulai merasa resolusimu tidak penting lagi dan tergiur melakukan hal-hal lain, kamu akan ingat apa yang sebenarnya ingin kamu capai.

2. Buatlah Jadwal dan Langkahnya

Terkadang kita hanya semangat saat merumuskan resolusi saja. Namun saat kita disibukkan dengan hal lain, kita akan mudah lupa. Untuk itu, cobalah membuat perincian mengenai langkah-langkah yang bisa dilakukan agar tujuan tercapai. Dari langkah tersebut, kita juga bisa melakukannya sebagai kebiasaan (habit) dalam sehari-hari. 

3. Beri Penghargaan untuk Dirimu Sendiri

Biasanya, kita membuat resolusi yang cenderung berjangka panjang. Oleh sebab itu, tidak sedikit dari kita yang terhenti di tengah jalan karena merasa sudah melakukan banyak hal, tapi tak kunjung meraih target. Hal tersebut memunculkan perasaan tidak semangat dan berakhir resolusi tidak tercapai.

Jika demikian, biasakanlah untuk memberikan apresiasi kecil kepada diri sendiri. Lakukan review mingguan atas perjalanan yang telah dilakukan. Jika kamu menyadari bahwa perjalanan sudah begitu panjang, biasanya akan lebih termotivasi untuk terus melanjutkan langkah tersebut.  

Share yuk kesini
Masih belum menemukan jawaban? Yuk hubungi kami
Hubungi